Penggerakkan perekonomian lokal dapat ditempuh melalui peran komunitas lokal yang inklusif dan berkelanjutan, yang tergabung dalam usaha mikro berbasis komunitas. Fakta menunjukkan kecenderungan bahwa usaha mikro berbasis komunitas tidak mampu bertahan hidup dalam jangka panjang, karena rendahnya kapabilitas anggota komunitas sebagai pemilik/pengelolanya.
Penelitian ini bertujuan menghasilkan model intrapreneurship pada usaha mikro berbasis komunitas menggunakan pendekatan intrapreneur bintang, guna meningkatkan kapabilitas intrapreneurship anggota komunitas. Penelitian ini mengintegrasikan pendekatan triple bottom line, yang merupakan akar dari usaha mikro berbasis komunitas, dan pendekatan experiential learning, yang digunakan sebagai prosedur intervensi dalam pengujian efektivitas model.
Model intrapreneur bintang (star intrapreneur model) merupakan penjabaran konkrit dari intrapreneur bintang. Model ini memetakan karakter dari seorang intrapreneur berbasis pada dua dimensi: sosok (person) dan interaksi (interaction).
Bintang Intrepeneur Team.
Universitas Ciputra Surabaya
CitraLand CBD Boulevard, Made,
Kec. Sambikerep, Kota Surabaya
60219, Jawa Timur, Indonesia.
We wish to express our gratitude to the Directorate General of Research and Development, the Ministry of Higher Education, Science, and Technology, Republic of Indonesia, for funding this research through the Research Grant Program, No. 128/C3/DT.05.00/PL/2025.